Ilmu Ekonomi Islam

Ilmu Ekonomi Islam – Materi mengenai ilmu ekonomi islam menurut para ahli. Para ahli ekonomi meneliti bagaimana kenyattan kehidupan ekonomi masyarakat, sedapat-dapatnya mengukur faktor-faktor pokok yang menentukan produksi dan tingkat kemakmuran masyarakat, kemudian berusaha menjelaskan struktur dan tata kerjanya serta menunjukkan bagaimana berbagai hal berhubungan satu sama lain dan saling memengaruhi.

Pengertian Ilmu Ekonomi Islam Menurut Para Ahli

Monzer Kahf

Monzer Kahf menjelaskan bahwa ekonomi adalah bagian dari agama. Jadi ekonomi islam dipahami sebagai bagian integral dari paradigma Islam yang sumbernya mengacu pada Al-Qur’an dan sunnah. Ekonomi Islam merupakan bagian dari ilmu ekonomi antardisiplin.

Studi ekonomi Islam tidak bisa berdiri sendiri, tetapi perlu penguasaan mendalam ilmu Syariah dan ilmu pendukungnya yang berfungsi sebagai alat analisis seperti matematika, statistik, logika dan Ushul Fiqh.

Hasanuzzaman

Sementara Hasanuzzaman menjelaskan bahwa ekonomi Islam adalah wawasan dan pengalaman ajaran Syariah dan aturan yang mencegah ketidakadilan dalam mendapat sumber daya material sehingga menciptakan kebahagiaan manusia dan memungkinkan mereka untuk melaksanakan perintah Allah dan masyarakat.

M. Nejatullah Siddiqi

Pengertian ilmu ekonomi menurut para ahli M. Nejatullah Siddiqi mendefinisikan ekonomi Islam sebagai tanggapan terhadap tantangan para pemikir Muslim terhadap tantangan ekonomi pada zamannya, dengan bimbingan Al-Qur’an dan Sunnah, qiyas dan ijma

Muhammad Abdul Mannan

Muhammad Abdul Mannan berpendapat bahwa ekonomi Islam dapat dikatakan sebagai ilmu sosial yang mempelajari masalah ekonomi masyarakat yang diilhami oleh nilai Islam.

Dia mengatakan bahwa ekonomi Islam adalah bagian dari tatanan kehidupan yang lengkap, berdasarkan empat bagian nyata dari pengetahuan, yaitu Alquran, Sunnah, Ijmaa dan Qiyas.

Dawam Rahardjo

Dawam Rahardjo memilih istilah ilmu ekonomi Islam menjadi tiga kemungkinan makna. yang pertama adalah bahwa ekonomi Islam adalah ekonomi yang didasarkan pada nilai atau ajaran Islam.

Kedua, yang dimaksud dengan ekonomi Islam adalah sistem, sistem yang melibatkan regulasi, yaitu regulasi kegiatan ekonomi dalam suatu masyarakat atau negara berdasarkan metode atau metode tertentu. sedangkan pilihan ketiga adalah ekonomi Islam dalam arti ekonomi Islam.

M.M Metwally

M.M. Metwally mendefinisikan ekonomi Islam sebagai studi tentang perilaku Muslim dalam masyarakat Islam yang mengikuti Al-Qur’an as-sunnah qiyas dan ijma. M.M. metwally memerikan alasan bahwa dalam ajaran Islam, perilaku individu dan masyarakat dikendalikan ke arah bagaimana memenuhi kebutuhan dan penggunaan sumber daya yang tersedia.

Dalam Islam dinyatakan bahwa sumber daya yang tersedia cukup, dan karena itu, dengan kecukupan, mereka dituntut untuk mensejahterakan dunia yang pada saat yang sama menyembah Tuhan mereka.

Kesimpulan

Jadi, ilmu ekonomi Islam adalah bagian dari kegiatan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan mereka dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada berdasarkan syariah yang bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah.

Karena bersumber dari Alquran dan as-sunnah, maka ekonomi Islam memiliki karakteristik yang berbeda dengan ekonomi konvensional yang berasal dari pikiran manusia belaka.

Hanya saja penerapan ekonomi Islam akan bervariasi tergantung pada interpretasi dan pemikiran yang diilhami oleh pemahamannya tentang Alquran dan Sunnah. Karena itu ekonomi Islam akan terus mengalami perubahan paradigma dan penerapannya.

Referensi:

Refrensi

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here