Alumni KPI ini, bagikan tips sukses berwirausaha dengan omset puluhan juta

foto keluarga Afnan pada saat wisuda
foto keluarga Afnan pada saat wisuda

Menjadi sarjana tak melulu kerja di kantoran, baik menjadi guru, pegawai swasta maupun pegawai negri. sarjana muda harus punya mainset progresif, keluar dari zona nyaman untuk membuka peluang.

Terkadang rasa khawatir menghantaui sarjana muda, tentang bagaimana nasib mereka kedepannya, seperti yang digambarkan oleh Iwan Fals dalam bait lagu Sarjana Muda.

Namun sekarang tidak usah risau, alumni KPI ini akan membeberkan Tips sukses berwirausaha dengan omset puluhan juta. Yaps, dia adalah Afnan Mudzakir. Pemuda asal Desa Lembor Kecamatan Brondong ini merupaaakan Lulusan IAI TABAH, dia mengambil jurusan KPI fakultas dakwah.

Bermula dari sekedar iseng, pemuda kelahiran 17 juni 1993 ini menjual produk “Tempe”. Ya, iseng dan Tempe.

Berat memang, rasa malu dan sungkan juga pernah ia alami. Bayangkan saja, anak kuliahan jualan tempe, berbaur dengan pedagang pasar yang mayoritas ibu-ibu tersebut.

Kegagalan demi kegagalan pernah ia alami. Modal pertama tiga juta rupiah ludes tak tersisa. Sebabnya, tempe yang ia produksi basi.

Cercaan dan omelan pelanggan sering kali terdengar langsung di kupingnya. Bahkan pada suatu momen, orang tuanya menyuruh dia untuk berhenti.

Namun itu tidak menyurutkan semnagatnya. Kegagalan awal batu loncatan, belajar dari kesalahan, perlahan demi perlahan ia mulai menemukan resep yang pas untuk produknya. Dia melebeli produknya“Tempe Mas Kaji” dengan tagline Tempe Mas Kaji Pokok’e Bedo.

Menururtnya, Tempe merupakan bahan pokok yang setiap hari dicari dan dikonsumsi.
Berbekal dari ilmu Advertaising selama satu semester, serta dialektika komunikasi yang baik, yang ia peroleh semasa kuliah di STAIDRA sekarang IAI TABAH. Maka, lambat laun usahanya membuahkan hasil.

Hingga saat ini, usaha yang digelutinya beranjak meroket, alumni KPI ini sekarang mempunyai gudang khusus untuk pembuatan Tempe, dan dua karyawan tetap.

Tak cukup dengan Tempe. Kini, Afnan mulai merambah bisnis Jus Buah, dan tak kalah larisnya dengan produk Tempenya.

Diakhir wawancara dengan kami, dia tidak mau menyebutkan berapa nominal omset perbulannya. Pria berumur27 tahun ini berseloroh sambail bercanda, “ yaaa, Alhamdulillah sekitar puluhan juta”, ungkap dia.

Dari cerita yang Afnan bagikan, ada tips berwirausaha agar sukses

  • Nikmatilah fase-fase pada saat kita berwirausaha, pada intinya adalah nyaman.
  • Analisis Produk yang akan kita jual, cari produk yang bisa kita produksi dan produk itu sendirin tidak terlalu banyak pesaing di pasaran.
  • Menjaga kualitas produk dengan tidak mengurangi resep yang sudah dirasa pas. Adakalanya disaat produk kita laris, kita cenderung mengurangi bahan baku untuk me-push-up laba, hal tersebut sangat buruk bagi kelangsungan produk kita.
  • Jangan mengecewakan pelanggan, menerima laba yang tinggi memang keinginan semua penjual. Tetapi, pelanggan akan beralih ke produk yang lain jika nilai jual produk kita terlalu tinggi.

Demikian sedikit pengalaman dari salah satu alumni KPI sahabat Afnan Mudzakir. Semoga bermanfaatdan dapat menambah wawasan serta spirit untuk kita yang mempunyai niat berwira usaha.

Tidak ada salahnya mencoba hal baru meskipun harus out off the box. Salam Komunikasi. (*tgh)

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here